Showing posts with label Hobby. Show all posts
Showing posts with label Hobby. Show all posts

Monday, April 11, 2011

10 Mobil Balap Legendaris Sepanjang Masa

Mobil balap bukanlah kendaraan biasa. Mereka adalah mahakarya yang dirancang untuk melakukan hanya satu hal,yaitu untuk menang. Kinerja mereka dimaksimalkan melalui perkembangan teknologi dan puluhan tahun pengalaman dalam riset.

Kalibrasi dilakukan sedekimian detail untuk memastikan gabungan dari berbagai bagian mereka untuk mencapai kesempurnaan. Meskipun alasan utama penciptaan mereka adalah untuk memenangkan perlombaan, mereka kadang-kadang begitu indah kalau hanya dipandang sebagai kendaraan semata, terlepas dari keberadaan mereka sebagai mesin yang menakjubkan.

Jika dilihat oleh mata yang tak terlatih, kecerdikan teknis mereka tidak akan dipertimbangkan, di atas keberadaan atas penampilan glamor mereka. Kebanyakan mobil yang akan ditampilkan disini adalah mobil klasik, muscle car dan mobil kelas atas dalam balap internasional.

Penilaian berdasarkan bentuk, konsep, keindahan, dan kejayaan mobil tersebut dalam dunia balap atau dari jumlah terbanyak memenangkan kejuaraan diseluruh dunia, jadi bukan berdasarkan kemahalan, bentuk yang futuristis, atau merek mobilnya.



1. 1957 Ferrari 250 Testa Rossa

Mobil ini dianggap sebagai salah satu yang paling menakjubkan di antara daftar Ferrari. Hanya 22 mobil dibuat antara tahun 1957 dan 1958. Masih akan menelan biaya total 5 juta dolar jika satu dari mobil ini dibeli hari ini. 






2. 2003 Bentley Speed

Dibuat untuk satu tujuan, yaitu untuk memenangkan Balap 24 jam LeMans. Setelah 73 tahun Bentley ini ditunggu, Speed dibuat kembali dan datang dengan gebrakan yang hebat. Meskipun harus menunggu selama 2 tahun untuk menguji kehebatannya, Speed masih berdiri menjadi no.2 di daftar mobil balap terhebat.





3. 1968 Ford GT40 MK II

Di kejuaraan, LeMans hanya melihat satu mobil dalam sejarah yang diuji kehebatannya selama 2 kali. Ford GT40 MK II adalah kuda emas yang diciptakan untuk mencetak kemenangan pada tahun 1968 dan 1969. 





4. 1997 Mercedes Benz CLK GTR

Mercedes AMG membuat mahakarya ini untuk balapan di FIA GT Championship pada tahun 1977. Mercedes juga membangun beberapa model untuk penggunaan jalan umum meskipun mereka ternyata menjadi pemenang balap jalanan 





5. 2005 Aston Martin DBRS9

Kuda besi yang satu ini dibangun untuk bersaing di FIA GT Championship dan kejuaraan 24 jam LeMans. DBRS9 mempunyai kembaran yang dibangun sebagai sebuah model lebih murah 





6. 1966 Ferrari 330 P3

Ferrari 330 P3 dianggap sebagai mobil Ferrari yang paling indah yang pernah dibuat. Hal ini juga membawa teknologi injeksi bahan bakar menjadi model utama di Ferrari 





7. 1965 Shelby Daytona Coupe

Mobil iini diciptakan hanya untuk keperluan balap mobil. Antara tahun 1964 dan 1965 hanya enam mobil yang dibuat.





8. 1971 Porsche 917

Dalam Le Mans tahun 1970 dan 1971, Porsche menjamin mereka yang akan memenangkan kejuaraan secara keseluruhan. Dengan kecepatan tertinggi lebih dari 240 mph, 917 Porsche adalah mesin ajaib yang membawa pengemudinya menuju kemenangan.





9. 1969 Dodge Daytona

Dodge Charger Daytona's dianggap menjadi "Pembawa model" mobil jenis kokpit belakang pada tahun 1969. Mobil ini memiliki kecepatan maksimal 205 mph dan 1200 pon gaya turun di depan dan 600 pon gaya turun di belakang 





10. 1954 Jaguar D-Type

Jaguar unik D-Type dibuat hanya untuk keperluan balap. Mobil ini didukung oleh 6 transmisi. Jaguar D-Type adalah mobil yang pertama kali memperkenalkan aerodinamika berdasarkan gaya pesawat untuk mobil rancangan. 



Sumber :
kaskus.us

Sunday, February 20, 2011

Boosted Corolla – Toyota Corolla 1994 Bandung

Mungkin bagi yang hanya melihat sekilas Toyota Corolla lansiran 1994 ini akan beranggapan mobil ini hanya sebuah kendaraan standar pabrik, karena memang benar bila dilihat dari segi eksteriornya, terutama bodi yang berkode sasis AE101 ini terlihat sangat standar tanpa ada tampang yang memberikan kesan lebih. Namun, bila bagi penggemar drag race pastinya sudah mengenal sosok mobil berplat Bandung ini berlaga. Bahkan tak tanggung-tanggung si hitam manis tersebut bertandang langsung ke kelas FFA sekaligus, so silakan tepis anggapan bahwa mobil ini merupakan standar pabrik yaah .

Memang tampang standar yang dimiliki Corolla ini sedikit menipu kemampuan dapurpacunya yang tak lagi menggunakan mesin bawaanya melainkan menyomot dari dapur olah kepunyaan Toyota Celica GT4 dengan mesinnya 3S-GTE yang memang masih keluarga besar Toyota.  “Memang sengaja saya dan juga pihak bengkel untuk membiarkan tampangnya tetap standar. Hal ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kemampuan mesin ini dalam mencetak waktu di arena drag,” tutur Riza Ariana sebagai pemilik merangkap joky.


“Dari dulu sebenarnya senang menonton balapan drag race, bos. Dan saya memang hobi balapan. Karena saya ingin merasakan arena drag race, maka saya memutuskan untuk memakai mobil yang ada.” Ucap Chau, panggilan akrabnya.


Proyek pengarapan Corolla ini dimulai sejak tahun 2006 sampai 2008. Terbilang cukup lama kan, karena memang harus bersabar rupanya dalam mengarap mobil dan untuk mendapatkan hasil yang sempurna, namun tak hanya itu aja faktor dana juga cukup berperan lhoo…“Ya saya nunggu modal dulu bos, lagipula saya juga tidak buru-buru, yang penting santai,” timpanya.
Pemilihan mesin Celica 3S-GTE oleh pria ramah berusia 30 tahun ini tak hanya berdasarkan tenaga atau torsi yang dihasilkan dari mesin ini, tetapi rupanya juga didorong oleh faktor luck yang tinggi bagaimana tidak ia mendapatkan mesin ini dengan harga yang terbilang cukup murah.  “Kebetulan ada yang jual halfcut Toyota Celica GT4. Dan saya mendapatkan harga yang murah, jadi saya pakai deh mesinnya hehehe….,” canda pria low profil ini.

Mau tau apa saja yang telah di upgrade pada mobil ini, kita liat aja bareng-bareng yaah …. Dimulai dari interior. Mobil ini memang dikhususkan untuk bisa bertanding di arena drag race, sehingga pria berdomisili Bandung ini memakai jok Bride dengan seat belt dari OMP yang membuatnya cukup “pede”, untuk "pedal to metal" pada saat balap.


Jangan heran bila melihat bangku bagian belakang telah dipensiunkan dan diganti dengan dengan Roll Bar untuk faktor keselamatan, selain itu juga syarat untuk mengikuti kelas FFA. Di Karena mesin yang digunakan dapat berputar lebih dari 8000 Rpm, maka Chau memakai tachometer dari Autometer berhubung bila menggunakan tachometer standarnya hanya sampai angka 8000 Rpm, sedangkan Autometer bisa sampai 11000 Rpm.

Kemudian panel indikator tambahan bermerk Pivot seperti Oil Press, Water Temp, Fuel Press, dan Turbo Timer terpajang di konsol tengah menggantikan posisi head unit. Kemudi Stir memakai Momo, dan pedal set dari Sparco. Tidak sampai situ saja, dashboard dan doortrim dibiarkan standard. “Ups, power window masih ada loch, bos.” Ucap pria yang tinggal di Jl. Antapani ini sambil menunjukkan dengan menutup kaca mobilnya
Beralih ke bagian kaki-kaki, rupanya semuanya telah dilucuti dan diganti dengan kepunyaan halfcut Toyota Celica GT4 seperti as roda, bahkan sistem 4WD nya juga dipasang karena basis Toyota Celica ini sudah ada 4WD. Hal ini memaksa untuk dilakukan wide body pada fender depan dan belakang karena as roda Celica lebih lebar ketimbang Corolla, agar roda bisa pas dengan fender. Pada bagian suspensi, Chau memakai shockbreaker Koni dari saudaranya yaitu Twincam GTi dan per Eibach untuk Corolla. Semua itu dikerjakan custom karena walaupun satu darah , rangka Corolla sangatlah berbeda dari Celica. Bagian roda, Chau mempercayakan velg Advan dipadu dengan ban Toyo Proxes R888, membuat traksi semakin bagus pada saat start.


Mesin 3S-GTE dari ST205 standardnya mempunyai tenaga sekitar 250HP, tetapi angka ini dirasa tidak cukup bagi Chau. Seiring berjalannya waktu, satu persatu bagian dari mesin diganti. Mulai dari camshaft memakai HKS 272, piston dan ring piston memakai merk Mahle ber spec low comp, Intercooler Spearco, Blow Off HKS, dan Header Custom. Sedangkan bagian pengapian memakai coil MSD dan kabel busi NGK. Kemudian Turbo standarnya di pensiunkan, diganti T04Z dari Garrett membuatnya bisa nge-boost sampai 2,2bar pada saat turbo bekerja tetapi dipasang double spring  7psi dan 14psi. Wow gede banget kan…

 
Untuk bagian ECU, Chau tidak memakai standard nya, digantikan dengan Stand Alone dari Haltech E8. Girboks masih memakai standardnya dari 3S-GTE karena dirasa masih cukup.  Karena memiliki spec sangar, maka suplai BBM bensin yang harus dikonsumsi  adalah VP Racing Fuel. Walaupun demikian, Chau masih bisa jalan-jalan memakai mobil ‘standard’ nya dengan memakai bensin Pertamax Plus. “Tapi saya jarang juga bawa jalan-jalan bos, karena berisik banget suara knalpotnya. Takut tetangga pada komplain kalo saya nyalain hehehe…” canda nya lagi yang semua pengerjaan bagian mesinnya dipercayakan kepada Progressive Motorsport.

Dengan perubahan itu semua, mobil ini bisa mencetak waktu 10,8 detik di 402 meter (diarih pada saat Event Drag Race Sentul 11-12 Desember 2010 lalu) dan dan 7,8 detik di 201 meter. Wah prestasi yang luar biasa dari mobil yang bertampang standar pabrik, karena bisa dibilang Toyota Corolla ini pertama kali yang bisa mencetak waktu secepat itu.


“Ya butuh proses yang lama, karena kalau saya ingat dulu pertama selesai mobil ini dibangun, kemudian saya coba ikut event drag race di sentul, saya mencetak waktu 14,2 detik. Maklum bos, sambil belajar…Hahaha.” Ucap pehobi band ini. Untuk tenaga mesin ini baru hanya sekali diukur di atas mesin dyno pada saat pertama selesai mobil ini dibangun, yaitu 308WHP.


Masih ingin lebih kencang lagi dari waktu yang diraih tersebut, bos? “setiap orang pasti mendambakannya, bos. Hehehehe” ucap pria yang sangat ramah ini. Oke deh, kita tunggu sama-sama prestasi selanjutnya aja yah…. Sukse bos…


Data & Fakta:
Mesin : Swap to 3S-GTE ST205, Camshaft HKS 272, Piston & Ring Mahle, Turbo Garrett T04Z, Blow Off HKS, Intercooler Spearco, Transmisi Stock 3S-GTE, ECU Haltech, Busi & Kabel Busi MSD/NGK, Header Custom. Interior : Jok Bride, Spidometer Autometer, Oil Press-Water Temp-Fuel Press-Turbo Timer Pivot, Stir Momo, Shift Knob Custom, Pedal Set Sparco, Seat Belt OMP. Kaki-kaki : Velg Advan, Ban Toyo Proxes R888, Suspensi Koni/Eibach. Thanks To Progressive Motorsport Bandung.

Teks/edit/foto : *niel/stan/niel

Friday, February 18, 2011

Bagian Terpenting Modifikasi VW Karmann Ghia Cabrio

SPORTKU.COM - Apa saja sih yang dilakukan pebalap Marza dalam merombak VW Karmann Ghia Cabria 1960 miliknya menjadi yang tercepat di kelasnya? Berikut tim SPORTKU.COM mencoba membedah sedikit part yang diubah untuk meningkatkan performa mesin VW Marza di lintasan.


VW Karmann Ghia Cabrio milik Marza
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC


VW Karmann Ghia Cabrio milik Marza
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Meskipun tergolong sebagai mobil tua, namun ketangguhan VW Karmann Ghia Cabrio 1960 tidak bisa diragukan lagi. Terbukti mobil dari pebalap Marza ini banyak menjuarai beberapa kejuaraan di balapan kelas mobil klasik atau Indonesia Classic Race Chamionship (ICRC). Belum lama ini mobil bernomor balap 25 itu naik podium di ajang bergengsi Indonesian Series of Motorsport.

Interior VW Karmann Ghia Cabrio milik Marza
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Autometer Panel meliputi Voltmeter, Oil meter, dan Tacho meter
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Stir SPARCO
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Jok Sparco
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Mesin Type 1 OHV 2 valves per silinder
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Air filter and carburator Dellorto 45
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Fuel system Dellorto 45 carburator, 044 Cylinder heads, web camshaft, buckpack merged header
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Close ratio 3rd & 4th gear
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Spesifikasi VW Karmann Ghia Cabrio milik Marza
  • Tahun Pembuatan    : 1960
  • Jenis Mobil               : 2+2 FHC (Fixed-head Coupe)
  • Jarak Sumbu Roda   : 2400 m
  • Panjang                     : 4140 mm
  • Lebar                         : 1632 mm
  • Tinggi                        : 1505 mm
  • Berat                         : 820 kg
  • Warna body              : Arctic silver, spice hacker
  • Kapasitas Mesin        : 2060 cc 4 silinder
  • Tipe Mesin                : Type 1 OHV 2 valves per silinder
  • Fuel System             : Dellorto 45 carburator, 044 Cylinder heads, web camshaft, buckpack merged header
  • Eksterior                  : Widebody, bumper, head lamp, and original stripe body
  • Interior                   : Sparco circuit seater, 4 point sparco safety belt, sparco steering wheel, shifter gene berg, willwood hydraulic poddle, carbon fiber autometer panel
  • Velg                        : Porsche fuchs 7"x16"
  • Daya pacu                : 40.6 PS (40 bhp) (29 kW) @3900 rpm
  • Transmisi                 : Close ratio 3rd & 4th gear